Showing posts with label sakit. Show all posts
Showing posts with label sakit. Show all posts

Saturday, February 2, 2019

Mengatasi Burung Suka Salto



Burung yang suka berjumpalitan, salto, sering menjadi problem tersendiri. Burung yang suka salto ini kebayakan adalah cendet atau pentet, kacer dan ciblek. Meski demikian ada juga burung murai batu, cucak ijo dan burung-burung jenis lainnya yang punya kebiasaan salto.

rata2 penyebab burung mempunyai kebiasaan salto adalah, pertama, karena stres; dan kedua karena adanya gangguan keseimbangan (vestibular system). 


Salto karena stres
Awal pertama burung salto adalah ketika dia stres karena dikurung dalam sangkar. Ketika dia berusaha untuk mencari celah untuk keluar, burung sadar untuk terbang ke arah samping tidak memungkinkan. Oleh karena itu dia mencoba terbang ke arah atas. Kebiasaan mendongak-dongak dan dilanjutkan dengan mencoba menerbos terbang ke atas tetapi tertahan atap sangkar ini, menyebabkan dia harus memutar badan (salto) untuk mendapatkan lagi keseimbangan tubuh saat hinggap lagi di tangkringan.


Semakin banyak mendapat stres, semakin banyak pula dia melakukan salto. Kebiasaan ini berlanjut meskipun dia sudah dalam kondisi jinak dan mapan. Biasanya, kesukaan untuk salto ini muncul ketika dia mendapat tekanan (stres), baik itu ketika diadu atau ketakutan pada sesuatu hal di lingkungan di mana dia berada.


Burung-burung yang suka salto dikarenan stres adalah burung-burung hasil tangkapan hutan. Burung-burung tangkapan hutan pada awalnya selalu berontak ketika mulai dikurung. Dia akan mencoba menerobos celah mana saja yang memungkinkan dia untuk lepas, termasuk ke arah atas. Dan karena hal seperti yang saya sebutkan di bagian atas, dia punya kebiasaan salto yang terbawa sampai ketika dia sudah mapan dan jinak.


Sementara itu burung hasil penangkaran jarang sekali memiliki kebiasaan salto. Kalau ada burung hasil penangkaran yang suka salto, maka penyebabnya bisa diduga adalah karena adanya gangguan keseimbangan. Hal ini akan saya bicarakan di bagian bawah.


Pencegahan dan pengobatan salto karena stres
Pencegahan agar burung tidak salto yang disebabkan stres adalah dengan menutup bagian atas sangkar ketika kita mendapatkan burung baru, terutama ketika kita mulai melatih menjinakkannya.


Sedangkan untuk menghilangkan kebiasaan burung salto yang awalnya disebabkan stres, hampir bisa dikatakan tidak mungkin. Namun demikian bisa dicoba dengan cara selalu menutup bagian atas dengan kain atau bahan apa saja yang penting sangkar bagian atas tertutup.


Bisa juga dilakukan penambahan tangkringan yang cenderung mempet ke atap sangkar sehingga tidak ada ruang yang memungkinkan burung untuk salto. Jika memang sudah keterlaluan, bisa dicoba dengan cara mengumbarnya di sangkar besar sampai dia memasuki masa mabung. Ketika memasuki masa mabung, burung mulai dipindah ke sangkar kecil dan lakukan terapi mabung total.


Namun demikian tidak ada jaminan hal itu akan menghentikan kebiasaan salto pada burung. Tetapi tidak ada salahnya Anda coba berbagai kemungkinan yang bisa dilakukan.
 
 

Salto karena gangguan keseimbangan
Burung yang mempunyai kebiasaan salto karena gangguan keseimbangan disebabkan ada infeksi di pusat keseimbangan yang ada di bagian dalam telinga.

Pada kondisi akut, serangan pada gangguan keseimbangan ini bukan hanya menyebabkan burung salto, kadang kepala burung memutar-mutar. Dalam kondisi ini, biasanya setelah salto bukan kembali ke tangkringan tetapi ke dasar sangkar. Pada gejala awal, burung memang hanya suka salto karena dia mencoba mencari keseimbangan badan ketika terasa akan jatuh setelah mendongak-dongakkan kepala.
Burung yang punya kebiasaan salto karena gangguan keseimbangan ini bisa jadi hanya menampakkan gejala itu sesekali, atau hanya berlangsung beberapa hari. Setelah itu dia akan normal lagi tetapi bisa kambuh lagi setiap saat.

1. Terdapat luka di bagian dalam telinga sehingga sistem keseimbangan dalam tubuh (vestibular system) terganggu. Jika hal itu bisa dipastikan sebagai penyebabnya, maka penyembuhan luka dengan antibiotik adalah solusinya.
Antibiotik apa yang dipakai? Untuk hal ini Anda bisa menggunakan antibiotik khusus untuk bagian THT, Lakukan terapi selama 5 hari yang diulang selama 3 periode waktu.
Artinya, jika penyebabnya memang karena adanya luka atau gangguan pada bagian dalam telinga, maka setelah gangguan hilang atau luka sembuh, maka kebiasaan salto akan hilang.
pleci ilmukicau.blogspot.com

 


2. Infeksi jamur bisa menjadi penyebab timbulnya gangguan pada keseimbangan burung. Jika hal ini yang terjadi bisa diobati dengan obat untuk manusia yang dalam referensi mengenai hal ini diladygouldianfinch.com disebut suspensi nastitin. Namun karena untuk obat ini perlu resep dokter, maka penggunaannya pun harus seusai petunjuk dokter.


3. Artikel di sebuah majalah hewan peliharaan yang ditulis Louise Bauck BSc DVM MVSc, dokter hewan dari Avicultural Hagen Research Institute, Montreal, menyebutkan bahwa virus paramyxovirus tipe 111 merupakan virus penyebab gangguan keseimbangan pada berbagai burung jenis finch.
Diakui, sulit mendiagnosa penyakit ini bahkan pada burung yang sudah mati. Namun hal itu dikaitkan dengan adanya peradangan pada pankreas ketika dilakukan pembedahan tubuh burung yang sudah mati. Jika virus tersebut adalah penyebabnya, maka tidak ada pengobatan yang bisa dilakukan.


4. Faktor genetik juga diketahui menjadi biang keladi penyakit “burung berputar-putar” yang dalam gejala awal hanya menyebabkan burung punya kebiasaan salto. Hal ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan Joanne pada burung-burung gouldian. Jika burung Anda sering salto karena faktor keturunan, dia hanya menyarankan hendaknya kita tidak menggunakan wadah besar untuk minuman burung karena jika tidak terkontrol burung bisa mati tenggelam ketika salto atau berputar-putar dan kepalanya masuk ke dalam air.


5. Kekurangan nutrisi (vitamin dan mineral) tidak disebutkan sebagai penyebab penyakit ini. Namun demikian, masalah kecukupan nutrisi tidak bisa diabaikan karena banyak sekali gejala penyakit pada burung yang penyebab awalnya adalah kekurangan nutrisi.
Burung yang suka menarik ke belakang kepalanya, sampai mendongak hampir jatuh dan mendorong dia salto untuk mendapatkan keseimbangan, bisa disebabkan oleh karena kekurangan mineral magnesium (Mg). Untuk hal ini, Anda bisa melakukan terapi dengan suplemen penambah nutrisi (cari di toko pakan)

Berdasarkan poin-poin di atas, saya sarankan bahwa mencegah adalah lebih baik daripada mengobati. Pastikan burung Anda terbebas dari jamur, terbebas dari kemungkinan infeksi dan perkuat daya tahan tubuh dengan asupan nutrisi yang tepat dan seimbang
 
 
 
 
salam kicau mania

Terapi Air Untuk Burung Stres Atau Lesu

kacer stres ilmukicau.blogspot.com



Sobat ilmu kicau pasti pernah menemui saat burung kesayangan tiba-tiba lesu dan malas berbunyi, Stres lesu (tidak berbunyi) pada burung memang seringkali membuat kita para penghoby pusing.
penyebab stres sendiri ada bermacam-macam hal. Seperti: kalah bertarung(untuk burung2 petarung), pindah tempat(biasa tempat sepi, tiba-tiba pindah ke tempat ramai), terkejut (kurungan jatuh), dan lain-lain.
 
Berikut salah satu cara theraphy burung stres yang bisa sobat ilmukicau coba,
 
Jauhkan dari burung-burung sejenis
Cara pertama adalah jauhkan dari burung-burung sejenis & burung-burung bersuara keras(lb, jalak uren, dll),
untuk burung petarung(murai,kacer) jauhkan dari burung sejenis petarung suara (kacer, murai, sulingan, decu, dll)
 
Letakkan dilingkungan yang nyaman
letakkan burung yang stres di lingkungan yang nyaman, sejuk dan usahakan ada suara gemericik air (bisa dekat sumur,dekat kolam, atau aquarium didalam rumah sambil dikerodong),
untuk petarung seperti murai & kacer bisa sambil di kelilingi burung-burung kecil seperti burung peleci, gelatik atau burung2 finch kecil2 dengan jarak sekitar 2meter. Dengan melihat burung-burung kecil ini, diharapkan mental burung petarung akan segera terangkat kembali.

Tambahkan EF
tambahkan EF kesukaannya seperti kroto atau UH yang putih,

dengan cara diatas rata2 burung dengan gejala "stres ringan" dapat cepat pulih tanpa suplemen & obat2an.
 
sedangkan untuk stres yang parah(ditandai dengan bulu2 berdiri, malas bergerak, mata terpejam, bulu kusam) cara diatas bisa ditambah dengan suplemen anti stres dan sebaiknya dikarantina (jauhkan dari burung lain sementara waktu)
 
 
 selamat mencoba, salam kicau mania
 
 

Tips Trik Untuk Menjinakkan Burung

Sobat ilmukicau, syarat utama agar burung cepat bunyi atau ngoceh yaitu burung tersebut harus jinak, itu jika anda membeli burung liar atau anda membeli burung muda hutan, burung jinak secara umum adalah burung yang bebas dari tekanan di sekitarnya, burung yang tidak takut lagi kepada makhluk hidup di sekitarnya terutama terhadap manusia.

 

kacer ilmukicau.blogspot.com

 

Dalam hal menjinakkan burung liar ini ada hal non teknis yang perlu diperhatikan, yaitu diperlukannya kesabaran dan ketelatenan yang sangat besar dari diri anda sendiri jika ingin berhasil.
Saat ini banyak para pehobi membeli burung yang baru ditangkap dari hutan, diantaranya saja murai, tledekan, cucak ijo dan yang laiannya, dikarenakan menyesuaikan kondisi atau memang ingin membeli burung yang benar-benar masih asli dari hutan dengan beberapa pertimbangan masing-masing, tidak ada salahnya, sah-sah saja bukan?
Burung hasil tangkapan dari hutan biasanya masih sangat liar dan sangat gesit, jika Anda punya burung masih liar, tentu tidak akan pernah gacor ketika ada orang di sekitarnya, dia akan bunyi dengan cara mencuri-curi waktu saat disekelilingnya sepi dan merasa aman, Itulah sebabnya mengapa burung-burung bakalan hanya berbunyi ngeplong kalau tidak ada/ tidak melihat orang.
Cara menjinakkan burung liar atau burung yang masih muda hutan, diantaranya adalah:

1. Tempat menggantang burung
Jika anda mempunyai burung liar, gantangkan saja burung anda ditempat yang banyak dilalui orang, jangan di gantang ditempat yang sepi karena burung anda takut akan nabrak-nabrak dan akan rusak bulunya, akan tetapi gantang burung liar tersebut agak tinggi usahakan secukupnya jangan terlalu tinggi sekali dan jangan terlalu rendah yang penting banyak dilalui oleh orang disekitarnya.Lakukan hal tersebut setiap hari, kira-kira 5 atau sampai 1 minggu coba gantungan agak diturunkan dan seterusnya setiap minggu makin turun dan makin turun. ( Dalam menggantang burung liar bisa ditempatkan didepan rumah / pinggir jalan rumah dan gantang yang agak tinggi )

2. Cara Memandikan burung
Biasakan memandikan burung dengan cara memasukkannya dikaramba dengan waktu agak lama. Kalau dia nggak mau mandi sendiri, semprot pakai semprotan sampai basah kuyup, tidak masalah dia kelabakan kesana-kemari saat disemprot sampai benar-benar basah kuyup hingga menggigil kedinginan dan nggak kelabakan lagi. Biarkan dulu dia di karamba, sampai bulu agak kering, tapi kalau Anda tergesa-gesa mau pergi, masukkan langsung ke sangkar juga nggak apa-apa, dan gantung di tempatnya, kalau sempat, lakukan “pemandian” itu pagi dan sore hari.
Fungsi memandikan sampai basah kuyup:
a. Untuk mempercepat burung lapar. Dengan mengombinasikan dengan cara nomer 3 di bawah maka burung akan semakin merasa tergantung pada kita. Pada saat yang sama, kita bisa cepat membuat burung lapar tetapi tidak kekurangan nutrisi (beda kan kalau kita memang sengaja tidak memberi pakan burung secara rutin atau cukup, yang dalam hal ini burung benar2 kekurangan semua nutrisi. Kalau dengan memandikan, maka rasa lapar hanya disebabkan dia terlalu banyak membakar karbohidrat untuk memanaskan tubuh).
b. Pada saat burung basah kuyup, ada pembelajaran pada burung bahwa meskipun dia hanya bisa diam, kenyataannya kita (manusia) yang berlalu lalang di dekatnya, bukan merupakan ancaman.
Proses penjinakan adalah proses pembelajaran domestikisasi.
Kalau kita takut burung lecet-lecet saat itu dan tidak memaksakan proses pembelajaran, maka burung akan terlalu lama giras dan bisa-bisa giras sepanjang masa. Kalau ini yang terjadi, ketika burung selalu gerabakan saat dibawa-bawa, maka yang stress bukan hanya burungnya, tetapi juga kita yang punya burung yang selalu gerabakan.

3. Memberi Makan
Yang ini memang memerlukan banyak waktu kosong anda untuk burung.
Jangan memberi makan menjelang malam hingga pagi, dan biarkan pada pagi harinya dia kelaparan, dalam kondisi lapar itu, coba berikan dia tusuk jangkrik dengan menggunakkan lidi yang agak panjang,biasanya akan menyambar jangrik tersebut karena saking laparnya,tapi jika dia nggak mau mengambil jangkrik, tarik lagi, kita ulangi 15 menit kemudian, kalau masih nggak mau, tunda lagi sampai burung tersebut mau mengambil jangkrik, jika sampai siang belum mau juga, tinggalkan jangkrik di tempat pakan biar dimakan. Setelah dia makan satu jangkrik, tusuk pakai lidi satu jangkrik lagi, goda dia beberapa saat sampai mau mendekat atau tidak. Begitu jangkrik disambar, kita coba lagi, sampai burung agak kenyang.( ulangi hal demikian hingga biting yang biasa digunakan menusuk jangrik kita dikurangi/potong hingga pendek dan dekat dengana kita ).
Setelah itu tempat pakan kita isi dengan kroto (untuk murai dan kacer) satu sendok teh saja. Siang hari, kita coba-coba lagi memberi jangkrik dengan lidi, dan begitu pula sore hari. Setelah terbiasa dengan lidi, coba langsung diangsurkan dengan tangan. Proses ini kuncinya adalah membuat burung kelaparan dan merasa tergantung pada manusia dan “terpaksa” harus berani kepada manusia. Karena kuncinya membuat burung lapar, senantiasa kosongkan wadah pakan dan hanya beri secukupnya ketika sudah dilatih makan jangkrik yang kita tusuk lidi/langsung dari tangan kita.
Kalau sekadar untuk tetap bernafas sehat, empat-lima jangkrik sudah cukup kita berikan pada pagi hari, dua-tiga jangkrik pada siang hari, dan empat – lima jangkrik pada sore hari, dan semuanya tanpa ada makanan tambahan di wadah pakan.

—Itulah sejumlah cara menjinakkan burung yang bisa kita pilih. Kalau ketiga cara itu bisa kita laksanakan/kombinasikan berbarengan, maka dalam waktu nggak sampai sebulan burung liar sudah jadi relatif jinak.
Menjinakkan burung dengan cara itu memang membawa sejumlah konsekuensi, misalnya burung yang semula sudah mau ngriwik/bunyi, jadi agak macet karena stres. Burung yang semula mulus, jadi luka atau rusak bulu. Tapi semua adalah bagian dari proses dan pilihan, tinggal kita mau memakai jalan yang mana, jalan cepat atau jalan biasa, semua kebaikan perlu biaya dan biaya ini bisa bermacam-macam bentuknya. bisa waktu dan sebagainya
 
 
 
 
 
 
 
 salam kicau mania
 
 
 
 
 
 
 

8 Tips Cara Merawat Burung Agar Gacor Dorrr

Tips Merawat Burung Agar Gacor

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa sobat coba terapkan untuk membuat burung peliharaan Anda cepat menjadi gacor.

01. Di"embunkan" pagi hari

 
Istilah "Diembunkan" pasti sudah tidak asing untuk para pemilik murai batu, Betul sekali...pengembunan pagi hari memang biasanya dilakukan pada burung murai batu, namun pada dasarnya semua jenis burung menyambut dengan baik proses pengembunan ini.
Proses ini dilakukan sebelum menjemur burung. Jadi pada pagi hari sekitar pukul 5(setelah subuh) Anda dapat menggantangkan sangkar burung dibawah pohon rindang. Manfaatnya adalah agar burung dapat menghirup udara segar sehingga suasana hati dan pernapasannya menjadi lebih baik.
Sobat ilmukicau, pengembunan sangat baik sifatnya, ini berfungsi agar burung merasa nyaman dan dapat merasakan suasana seperti di habitat aslinya. Anda pasti sering mendengar burung berkicau pada pagi hari. Ya, waktu tersebut memang disukai burung untuk memperdengarkan suaranya.

02. Menjemur Rutin Pagi-Sore

Sekitar pukul tujuh pagi, Anda bisa meletakkan kandang burung di depan rumah. Biarkan burung terkena sinar matahari. Penjemuran ini membuat tubuh burung menjadi hangat dan baik untuk metabolise dan kesehatan bulu-bulunya.
burung cendet ilmukicau.blogspot.com


Sinar matahari pagi juga merupakan vitamin D bagi burung. Selain itu, sinar matahari pagi dapat membantu menghilangkan jamur dan kuman di dalam sangkar dan tubuh burung.
baca juga: Metode membuat burung mabung
 

03. Jaga Kebersihan Kandang

 

Menjaga kebersihan kandang adalah penting sifatnya supaya kesehatan burung selalu terjaga. Kandang burung harus dibersihkan setiap hari. Anda harus menyingkirkan kotoran yang menempel di kandang. Seperti manusia, burung pun senang jika tinggal di tempat yang bersih.

  baca juga:Tips mengatasi burung suka salto

04. Mandikan Burung Secara Teratur


Memandikan burung - tipburung.blogspot.co.id
mandi ilmukicau.blogspot.com
Biasanya burung dimandikan pada pagi hari setelah sebelumnya diangin-anginkan sebentar kemudian dimandikan dan dijemur. Memandikan burung penting agar kebersihan selalu terjaga. Manfaat lainnya, bulu burung menjadi bersih dan  menghilangkan kutu.
Sobat ilmukicau, setelah dimandikan biasanya Burung akan kelaparan, sediakan EF kesukaannya. 
Ada makanan khusus yang dapat membantu burung agar cepat gacor, misalnya cacing untuk punglor, jangkrik untuk jalak uren, dll. Anda bisa memberikan makanan tersebut untuk ‘cemilan’ setelah mandi.
Di samping itu, berikan juga makanan variasi seperti Misalnya kroto, jangkrik, ulat, pisang, dan makanan tambahan lainyang disukai si burung.
murai batu mandi ilmukicau.blogspot.com

 
Penting diketahui, tiap jenis burung memiliki makanan kesukaan tersendiri. Contohnya burung pleci yang menyukai makanan tambahan seperti ulat kandang. Kenari telur puyuh rebus. Murai Batu kroto. Dll
Makanan yang tercukupi membuat burung menjadi sehat. dan pastinya ada hubungan erat antara burung sehat dengan keluarnya suara burung yang lebih lantang. Burung yang sehat menjadi lebih lincah bergerak sehingga tarikan napasnya pun lebih aktif. Efeknya, hal ini berpengaruh terhadap keluarnya suara yang lebih lancar.

06. Memperdengarkan Suara Burung Master


Tledekan Gunung -tipspetani.blogspot.co.id
Tledekan Gunung -ilmukicau.blogspot.com

Setiap hari sobat ilmukicau bisa melakukan pemasteran rutin burung dengan menggunakan burung master. Cara ini terbukti ampuh untuk membuat burung lebih cepat berkicau.
Caranya bisa dengan suara burung lain atau dari rekaman suara atau bisa mencari di youtube. Latihan pemasteran burung ini perlu dilakukan secara rutin.
Durasi pemasteran burung dapat dilakukan antara satu sampai dua jam setiap hari. Kebanyakan orang memaster burung pada malam hari saat burung tidur, Mengenai kapan burung akhirnya menjadi gacor, hasilnya dapat berbeda antara tiap burung karena setiap burung memiliki karakteristik berbeda. Namun normalnya, dalam sebulan sudah dapat dilihat peningkatan variasi lagu pada burung.

07. Hindarkan Burung Dari Sinar Matahari Langsung Saat Siang Hari

sobat ilmukicau, dialamnya kebanyakan spesies burung akan berteduh  atau mencari makan dipohon rindang pada siang hari, ini merupakan naluri alami dari si burung karena memang burung tidak menyukai sinar matahari saat siang hari.

jadi k
hususnya saat siang hari sebaiknya letakkan burung di tempat yang sejuk. Jangan ditempat yang terkena sinar matahari secara langsung, panas matahari pada siang hari bisa membuat burung merasa tidak nyaman, panas berlebihan juga dapat membuat burung meriang bahkan bisa berdampak hingga kematian.

Selain itu panas juga bisa menguras tenaga burung, burung jadi lesu dan malas berkicau.
beberapa spesies burung memang menyukai panas, seperti pada burung branjangan yang habitatnya memang daerah panas, namun tetap harus dalam pengawasan, terutama air minum harus selalu terkontrol 

08. Pemberian Nutrisi Dan Pakan Yang Berasal Dari Alam Langsung

sobat ilmukicau, perlu digaris bawahi bahwa burung didalam sangkar hanya makan makanan yang kita berikan, oleh karena itu perlu diperhatikan soal nutrisi pakan, pakan yang baik adalah yang berasal dari alam liar, misalnya jangkrik hasil menangkap disawah, cacing langsung mencari dari parit, belalang dari pohon depan rumah, dll. berikan setidaknya seminggu sekali, karena selain nutrisinya lebih bagus rasanya juga lebih disukai oleh burung.




"Membuat burung gacor memang perlu kesabaran. Kalau sobat ilmukicau telaten merawat setiap hari, lama-kelamaan pasti burung akan nyaman dengan lingkungan manusia dan akhirnya rajin berkicau seperti yang kita inginkan."

Sehat selalu kawan ilmu kicau, Salam kicau mania